Langsung ke konten utama

Postingan

Sambut Kedatangan UAS, Pdt. Yvonne Awuy Lantu Ajak Pemuka Agama dan Masyarakat Sulut Jaga Kerukunan

Manado – Pdt. Yvonne Awuy Lantu, Ketua Majelis Daerah GPdI Sulut, resmi mengajak seluruh pemuka agama dan masyarakat Sulawesi Utara untuk menggalang kesatuan dan kebersamaan. Ajakan ini disampaikan menyambut rencana kedatangan Ustad Abdul Somad (UAS) di Bumi Nyiur Melambai. “Mari wujudkan Sulut yang aman, damai, sejahtera, dan penuh suka cita,” ujar Pdt. Yvonne, Selasa (12/05/2026). Ia menyambut kedatangan UAS dengan penuh suka cita iman dan berharap ceramah Ustad Abdul Somad membawa berkat bagi semua pendengarnya. “Kita sambut dengan gembira. Jaga keamanan, ciptakan Sulut yang damai,” tambahnya. Pdt. Yvonne juga mengajak masyarakat untuk tetap bersemangat memupuk persatuan sesuai keyakinan masing-masing. “Maju terus, tetap semangat. Kiranya seluruh masyarakat Sulut diberkati Tuhan,” tutupnya.
Postingan terbaru

FKUB Sulut: Pdt. Lucky Rumopa Harap Kedatangan Ustad Abdul Somad Bawa Ketentraman dan Kesejukan bagi Bumi Nyiur Melambai

  Manado – Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Utara, Pdt. Lucky Rumopa, mengajak seluruh masyarakat di Tanah Toar Lumimuut untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama. Ajakan ini disampaikannya menyikapi rencana kedatangan Ustad Abdul Somad (UAS) yang akan berceramah di Masjid Ahmad Yani, Manado. Dalam wawancara dengan wartawan, Selasa (12/05/2026), Pdt. Lucky Rumopa menyatakan bahwa FKUB menyambut baik kedatangan UAS. "Kami mengharapkan kiranya kedatangan beliau membawa ketentraman, membawa kerukunan, dan membawa kesejukan di Bumi Nyiur Melambai," ujarnya. Ia juga berpesan agar masyarakat dapat menerima kedatangan Ustad Abdul Somad dengan baik dan bersama-sama menjaga ketertiban serta keamanan selama acara berlangsung. Harapannya, kehadiran UAS dapat membawa kabar suka cita bagi seluruh warga Sulut.

Dukung Kinerja Polri, Pemilik Lambe Turah Official Ajak Seluruh Admin Medsos Sulut Bersatu

Manado – Jansen A. P. Bura, pemilik akun populer Lambe Turah Official, menyatakan dukungan penuh kepada jajaran Polda Sulawesi Utara. Menurutnya, Polri adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, dan penegakan hukum di Bumi Nyiur Melambai. “Peran Polri sangat penting untuk menciptakan situasi kondusif,” ujar Jansen, Kamis (07/05/2026). Ia menilai pendekatan humanis yang saat ini dijalankan Polri patut diapresiasi. Tak hanya itu, Jansen secara khusus mengajak seluruh founder dan pemilik akun media sosial besar di Sulut untuk turut mendukung kinerja kepolisian. Ia meminta agar tidak memposting konten provokatif maupun bernuansa SARA. “Kita harus menyaring setiap unggahan demi kenyamanan bersama,” tambahnya. Kolaborasi yang baik, harapannya, akan mewujudkan Sulut yang aman, tentram, dan damai.

Jansen Bura Tegaskan Dukungan untuk Polda Sulut: Stop Konten Provokatif dan SARA!

Jansen A.P. Bura, pemilik akun Lambe Turah Official, secara terbuka mengapresiasi upaya Polda Sulawesi Utara dalam menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum di wilayah Sulut. Dalam pernyataannya pada Kamis (07/05/2026), ia menekankan pentingnya peran masyarakat digital dalam mendukung tugas kepolisian. "Pendekatan humanis Polri saat ini patut kita dukung. Saya mengajak seluruh founder grup medsos di Sulut untuk menjaga persatuan dan tidak memberikan ruang bagi konten SARA yang bisa memecah belah," ungkap Jansen. Ia berharap melalui kerja sama yang baik antara pegiat media sosial dan Polri, situasi Kamtibmas di Sulawesi Utara tetap terkendali. "Harapannya, sinergi ini melahirkan suasana yang aman, tentram, dan damai untuk kita semua," tutupnya.

Pesan Damai MUI Sulut: Perbedaan Keyakinan Adalah Kekayaan, Bukan Alasan Terpecah Belah

  Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sulawesi Utara, KH. Abdul W.A. Gofur, LC, menghimbau masyarakat untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi ditengah dinamika sosial saat ini. Dalam himbauannya, beliau menegaskan bahwa perbedaan keyakinan adalah elemen yang memperkuat persaudaraan, bukan penghalang untuk bersatu. KH. Abdul Gofur mengajak seluruh warga Sulawesi Utara untuk tidak hanya menjadikan "Torang Samua Basudara" sebagai slogan, tetapi sebagai pedoman hidup berdampingan secara damai. Beliau menekankan pentingnya saling menghormati antarumat beragama demi keutuhan bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Mari kita rawat kerukunan ini dengan saling memahami. Perbedaan cara beribadah adalah kekayaan kita bersama. Keutuhan bangsa bergantung pada bagaimana kita menghargai satu sama lain tanpa paksaan," pungkas KH. Abdul Gofur dalam pernyataan resminya.

Ketua FKUB Sulut Pdt. Lucky Rumopa Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada Terhadap Hoaks Agama

  Menyikapi dinamika sosial yang berkembang pesat di ruang digital, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Sulawesi Utara, Pdt. Lucky Rumopa, mengeluarkan seruan penting bagi seluruh masyarakat di Bumi Nyiur Melambai. Beliau menekankan bahwa menjaga kerukunan antarumat beragama bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh tokoh agama dan lapisan masyarakat demi mempertahankan kedamaian di Sulawesi Utara. Pdt. Rumopa secara khusus menyoroti fenomena media sosial, seperti di grup-grup Facebook, yang belakangan ini kerap menjadi arena dialog panas dan gesekan antarindividu. Beliau menyayangkan munculnya narasi-narasi provokatif yang mulai menyentuh isu sensitif keagamaan. Oleh karena itu, beliau mengimbau seluruh pengurus FKUB dan pimpinan umat untuk turun tangan memberikan edukasi kepada masyarakat luas. Tujuannya agar warga tidak mudah terombang-ambing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. "Saya menghimbau agar kita semua tidak muda...

Dukung Stabilitas Sulut, HMI Komisariat Hukum Unsrat Ajak Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

  Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Sam Ratulangi menyampaikan dukungan penuh kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di tengah masyarakat. Kami menilai bahwa peran Polri sangat strategis dalam menciptakan situasi yang kondusif, khususnya di wilayah Sulawesi Utara. Upaya-upaya yang dilakukan Polri dalam menindak berbagai bentuk pelanggaran hukum, menjaga stabilitas sosial, serta mengedepankan pendekatan humanis patut diapresiasi dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Sebagai bagian dari kaum intelektual, HMI Komisariat Hukum Unsrat juga berkomitmen untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban dengan mengedepankan sikap kritis, konstruktif, dan solutif. Kami percaya bahwa sinergi antara mahasiswa dan aparat penegak hukum sangat penting dalam membangun kepercayaan publik serta...